Estafet terakhir.. Pantai Putat. Pantai paling dekat dengan rumah keluarga di Belinyu. Cukup 5 menit saja buat sampe sana, puas mantai harusnya! 🙂

 Pantai Putat Belinyu

Pantai Putat Belinyu

Pantai Putat Belinyu

Pantai Putat Belinyu

“Bang, kenapa ya pantai di Bangka ini air lautnya gak sebiru di Belinyu”

Yaaa, pasti gitu Yan, karena kalau pemerintah Belinyu gak ngebolehin ada penambangan timah di lautnya cuma boleh di darat, kalau di Bangka dibolehin.”

*I got it, finally*

4 thoughts on “Estafet Pantai – 3 : Putat

    1. Iya fahmi.. Krgnya bangka ya air lautnya gak trlalu biru gegara dikeruk timah lautnya. Tp pantai sama kayanya di belitung 🙂

  1. “Yaaa, pasti gitu Yan, karena kalau pemerintah Belinyu gak ngebolehin ada penambangan timah di lautnya cuma boleh di darat, kalau di Bangka dibolehin.”
    jawaban yang bijak,.. hmmmm.. Tambang!!!
    “Dulu aku di sini memandang lebat hutanku
    Seperti tak mungkin beralih fungsi
    menjadi kota tambang yang menggiurkan
    A..haaa..
    Tapi ternyata ini akan terjadi tidak lama lagi
    Secepatnya, kata mereka yang berkuasa
    Membuat aku semakin resah…”
    “Kenapa kita tak mau belajar
    pada bekas lokasi pertambangan
    yang menyimpan begitu banyak luka
    Dijajah investor asing lewat bangsa sendiri”
    potongan lagu, yang berjudul “Insureksi” by Tamasya Band
    salam kenal…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s